Selasa, 23 Juli 2013

ketika takdir bercerita

Vonis ....
betapa aku membenci kata vonis . ketika dokter dan hasil lab memberikan vonis kepadaku . itu artinya tangan Tuhan telah memberikan suratan takdirnya untukku . haruskah seberat ini ? haruskah aku ? haruskah saat ini ? ketika aku belum mampu menggapai masa depanku , ketika aku belum sanggup melihat senyum bangga kedua orang tuaku . kurasa Tuhan benar benar tak adil padaku . aku terjatuh , aku terhempas , aku tak dapat menerima kenyataan ini . rasa sakit yang harus aku derita ini sungguh bukan lelucon lagi , bukan suatu drama dari Tuhan yg aku harapkan untuk memainkan sebagai lakonnya . harus kemana aku mencari kekuatan ? disaat air mata berceceran mewakilkan keterpurukanku . dimana aku mendapatkan sebuah motivasi ? ketika vonis telah tertancap dalam otakku .
aku tak tahu , apa yg harus aku lakukan sekarang . masihkah aku mempunyai mimpi mimpi seperti yang telah aku rajut sekian lamanya ?
dalam sujutku aku memohon , dalam doaku aku meminta , dalam tangisku aku bercerita kepada Tuhan , tolong ... beri aku kesempatan lebih untuk memberikan arti hidup yang terbaik ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar