setelah kulalui kesedihanku , setelah sekian aku mencoba mengerti dan memahami tentang arti sebuah takdir . kini aku mengerti , tidak ada yang lebih baik dari apa yang telah digariskanNya untuk ku . ketika aku merasa sendiri , merasa terjatuh dan tak ada seorangpun yang mampu menolongku , aku percaya , Tuhan sedang menggendongku saat ini ... bibir Tuhan seakan lirih membisikkanku , memberikan semangat kembali dalam hidupku , hingga membuatku mengerti , bahwa di dunia yang sementara ini kita hanya sebagai lakon yang hanya menjalani apa yang telah Tuhan pilihkan . Apapun itu dan bagaimanapun hasilnya , tetaplah yakin bahwa itu yang telah Tuhan pilihkan terbaik untuk ku . tak ada lagi yang sanggup aku lakukan saat ini , dengan sisa sisa semangat yg harus aku perjuangkan untuk mereka merka yang aku sayang , yang tak pernah padam memberikan semangatnya untukku , yang tak pernah hentinya memberikan kasihnya kepada ku . Ya ! sesuatu hal yg mungkin hanya dapat aku lakukan sekarang hanyalah membuat semua orang tersenyum karenaku , disitulah aku akan merasa kembali kuat . aku harus sembuh dari sakit ku sesegera mungkin , yakin dan teguh bahwa tak ada yang tak mungkin ketika kita berusaha dan berupaya . karena sesungguhnya esensi dari hidup adalah dengan memberikan keputusan terbaik saat menjalaninya .
kini aku mengerti , tak ada gunanya lagi meratapi takdir yg telah diberikan , menerima kenyataan yg telah tergaris ,.. harapan akan selalu ada dan tak pernah habis , harapan tertinggi akan menyelamatkanmu dari sakitmu.. tuangkan keindahan dalam setiap langkah hidupmu , disitulah kamu tak akan pernah menyesali arti hidupmu .
Kamis, 25 Juli 2013
Selasa, 23 Juli 2013
ketika takdir bercerita
Vonis ....
betapa aku membenci kata vonis . ketika dokter dan hasil lab memberikan vonis kepadaku . itu artinya tangan Tuhan telah memberikan suratan takdirnya untukku . haruskah seberat ini ? haruskah aku ? haruskah saat ini ? ketika aku belum mampu menggapai masa depanku , ketika aku belum sanggup melihat senyum bangga kedua orang tuaku . kurasa Tuhan benar benar tak adil padaku . aku terjatuh , aku terhempas , aku tak dapat menerima kenyataan ini . rasa sakit yang harus aku derita ini sungguh bukan lelucon lagi , bukan suatu drama dari Tuhan yg aku harapkan untuk memainkan sebagai lakonnya . harus kemana aku mencari kekuatan ? disaat air mata berceceran mewakilkan keterpurukanku . dimana aku mendapatkan sebuah motivasi ? ketika vonis telah tertancap dalam otakku .
aku tak tahu , apa yg harus aku lakukan sekarang . masihkah aku mempunyai mimpi mimpi seperti yang telah aku rajut sekian lamanya ?
dalam sujutku aku memohon , dalam doaku aku meminta , dalam tangisku aku bercerita kepada Tuhan , tolong ... beri aku kesempatan lebih untuk memberikan arti hidup yang terbaik ....
betapa aku membenci kata vonis . ketika dokter dan hasil lab memberikan vonis kepadaku . itu artinya tangan Tuhan telah memberikan suratan takdirnya untukku . haruskah seberat ini ? haruskah aku ? haruskah saat ini ? ketika aku belum mampu menggapai masa depanku , ketika aku belum sanggup melihat senyum bangga kedua orang tuaku . kurasa Tuhan benar benar tak adil padaku . aku terjatuh , aku terhempas , aku tak dapat menerima kenyataan ini . rasa sakit yang harus aku derita ini sungguh bukan lelucon lagi , bukan suatu drama dari Tuhan yg aku harapkan untuk memainkan sebagai lakonnya . harus kemana aku mencari kekuatan ? disaat air mata berceceran mewakilkan keterpurukanku . dimana aku mendapatkan sebuah motivasi ? ketika vonis telah tertancap dalam otakku .
aku tak tahu , apa yg harus aku lakukan sekarang . masihkah aku mempunyai mimpi mimpi seperti yang telah aku rajut sekian lamanya ?
dalam sujutku aku memohon , dalam doaku aku meminta , dalam tangisku aku bercerita kepada Tuhan , tolong ... beri aku kesempatan lebih untuk memberikan arti hidup yang terbaik ....
Langganan:
Postingan (Atom)